Sejak jadi wakil Camat dan Camat di Tambora 2008 sampai dengan 2013, secara tidak sengaja saya jadi sering wawancara dengan media, awalnya ya laporan kejadian Kebakaran (Jaya 65), Tambora. Sebagai kawasan Padat Hunian, kawasan tersebut memang rentan sekali terjadi kebakaran, dimana hampir 85% akibat korsleting arus pendek.


Saya pernah mengalami kejadian kebakaran pas hari pertama lebaran, masih dengan baju koko sudah ke lokasi kebakaran. Pernah juga jam 23.00 balik lagi ke wilayah dan tidur di kantor, dll. Kejadian-kejadian itu menyebabkan saya sering diwawancara dengan media, misalnya Radio Elshinta, Sonora, RRI, serta Radio Swasta lainnya.


Pada tahun 2014 sampai 2019 saat menjadi Wakil Kepala Dinas Kebersihan sampai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, saya juga langganan dan bersahabat dengan media, membahas persampahan, Bantar Gebang, sampah malam tahun baru, pencemaran kali sungai/waduk/danau, polusi udara, hingga kesiapan menghadapi Asian Games, dll.


Yang menarik, adalah pernah di wawancara TV Lokal Kopenhagen, Denmark saat kunjungan ke pengelolaan sampah level kecamatan di sana dalam Program ESP (Energy Support Program) yang dibiayai Pemerintah Denmark.


Yang termasuk sering tampil ya saat diundang seminar, workshop, simposium, sosialisasi seperti program kampanye penggunaan Tumbler, diet kantong plastik, gerakan pungut sampah, reuse, reduce, recycle dan masalah jaring sampah kali item, ITF, Modernisasi Armada kebersihan, pembersihan sampah sungai dan Kepulauan Seribu menjadi hal yang cukup menarik.


Nah, sejak jadi Wakil Walikota dan Plt. Walikota Jakarta Selatan, lebih dominan diwawancarai soal penanganan Covid-19, vaksinasi dan terakhir saat di BPBD menangani Kebencanaan, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), dll.



Saya berterima kasih dengan teman-teman media, sudah menjadi partner yang baik dan positif. Saya juga termasuk yang sering mengingatkan staf untuk membantu informasi, data dan hal lain yang diperlukan rekan media. Kadang saya sendiri yang men-share info ke media cetak, elektronik, radio, dll agar secara tidak langsung terlihat kinerja BPBD untuk warga Jakarta.

















Leave a Reply to Didin SamsudinCancel reply