Alhamdulillah sama seperti tahun lalu sempat mengisi waktu Ramadhan dan Idul Fitri di Osaka, tanggal 18 Maret 2024 kemarin seiring dengan cuti yang saya ambil untuk menghadiri wisuda anak saya, kerinduan untuk berbuka puasa, maghrib, isya hingga tarawih berjamaah di MIO (Masjid Istiqlal Osaka) terbayar sudah.
Suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, persaudaraan muslim antar negara terlihat dr warga lintas negara; Jepang, Indonesia, Pakistan, India, Arab, Malaysia, dan berbagai negara lainnya membaur dan saling menyapa hangat.



Saya pun disambut hangat Imam Masjid Istiqlal Osaka yang mengenali saya sebagai orang Pemda DKI dan sahabat Pak Sandiaga Uno (salah satu donatur terbangunnya MIO).

Dengan menaiki kereta kami turun di stasiun Imamiya dan berjalan kaki sekitar 1km ke masjid tersebut.

Sesampainya di sana, saya diminta saya langsung naik ke lantai 4 masjid untuk berbuka puasa drngan air putih dan kurma. Selanjutnya kami melaksanakan sholat maghrib berjamaah, sedangkan istri dan ke 2 putri saya bergabung di lantai 3 khusus akhwat.
Saat berbuka puasa dan makan, sangat menarik sekali, kami seperti sunah Rasulullah SAW, saya makan dengan 1 wadah yang diperuntukkan untuk empat orang dengan menu sederhana ditambah sambal. Berkat itu, saya jadi mendapat teman baru lewat perkenalan. namnya Mas Fajar, asli Yogyakarta yang juga bekerja sebagai sorang pelayan di sebuah resto di kawasan Namba.



Selepas berbuka puasa, Alhamdulillah kami sempat melaksanakan solat Tarawih dan witir 11 rakaat di Masjid Istiqlal Osaka Jepang. Kangen yang terobati, buka puasa bersama sampai terawih di Masjid Istiqlal Osaka, Jepang.






Leave a Reply