Tahun 2023 Gerakan Pramuka genap berusia 62 tahun. Tema dan logo Hari Pramuka ke-62 ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor 068 Tahun 2023 tentang Logo Hari Pramuka ke-62. Adapun tema yang diusung yakni “Sumber Daya Manusia yang Profesional dan Proporsional”.

Hari Pramuka ke-62 ini menjadi harapan bisa membangun citra positif Gerakan Pramuka ke depan dengan mempersiapkan dan melibatkan sumber daya manusia yang profesional dan proporsional.
Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan proporsional sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk membentuk SDM Indonesia yang unggul. Tentu hal ini juga sejalan untuk menyongsong cita-cita bersama mewujudkan visi “Indonesia Emas 2045.”
Mengutip publikasi ekon.go.id, dikatakan bahwa optimis menggapai cita-cita tersebut, Indonesia dibekali berbagai kekuatan yang harus diperhitungkan. Pertama, Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia dengan angkatan kerja sebesar 146,6 juta. Perluasan lapangan kerja tentunya menjadi fokus penting. Kedua, optimalisasi peluang bonus demografi. Saat ini Indonesia berada pada periode Rasio Ketergantungan Penduduk yang paling rendah (Puncak Bonus Demografi), yang terjadi hanya satu kali dalam sejarah peradaban suatu negara, sehingga hal tersebut harus bisa dioptimalkan.
Ketiga, letak wilayah Indonesia yang strategis sangat menguntungkan dalam perdagangan internasional. Selain itu, pengaruh musim menjadikan Indonesia menjadi negara agraris. Keempat, melimpahnya sumber daya alam dengan kekayaan cadangan mineral yang sangat besar, di mana Indonesia menjadi peringkat pertama cadangan Nikel (21 juta MT), Bauksit peringkat ke-6 (1 miliar MT), Tembaga peringkat ke-7 (24 juta MT), Timah peringkat ke-1 (0,8 juta MT).
Namun demikian, Indonesia tetap perlu bersiap menghadapi berbagai tantangan yang akan muncul, yang terkait dengan peningkatan produktivitas SDM, peningkatan produktivitas modal, perubahan iklim, hingga tantangan stabilitas global ke depan yang semakin dinamis.
Berbicara mengenai SDM dan bonus demografi itu, Gerakan Pramuka Indonesia sendiri dari segi kuantitas SDM sangat menjanjikan. Dilihat dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kwartir Nasional yang membuat buku laporan tahunan dengan judul Gerakan Pramuka dalam Angka dan Data Tahun 2020 pada bulan Desember 2021, disebutkan bahwa rincian jumlah satuan dalam Gerakan Pramuka yaitu, 1 Kwartir Nasional, 34 Kwartir Daerah, 514 Kwartir Cabang, 5.277 Kwartir Ranting, dan 239.877 Gugusdepan.
Jumlah Anggota Muda Gerakan Pramuka dari seluruh golongan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega, putra dan putri tahun 2020 adalah sebanyak 24.012.450. Jumlah Pramuka Garuda dari seluruh golongan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega, putra dan putri tahun 2020 adalah sebanyak 88.707. Sedangkan jumlah Anggota Dewasa Gerakan Pramuka dari unsur Pelatih Pembina, Pembina, Majelis Pembimbing, Andalan Kwartir, Pimpinan Saka, dan Staf Kwartir, putra dan putri tahun 2020 adalah sebanyak 1.259.760.
Jika kuantitas tersebut diimbangi dengan kualitas yang baik, maka buat utopia jika visi Indonesia Emas 2045 bisa diwujudkan bersama Gerakan Pramuka. Semoga Pramuka semakin Jaya. Salam Pramuka!































Leave a Reply