Saat menghadiri Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) Penanggulangan Bencana 2024 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat pada hari pertamanya (23/04/2024), menarik, saya mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara seputar kinerja BPBD DKI Jakarta. Beberapa poin pemaparan diantaranya adalah sebagai berikut:

Inovasi dan Teknologi yang sudah dikembangkan atau diaplikasikan dalam Pengurangan risiko

Saya sampaikan bahwa BPBD DKI telah melakukan pengembangan sistem informasi kebencanaan di Pemprov DKI Jakarta melalui aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen Bencana) yang memuat beberapa fitur yakni:

  • Dasbor histori dan kejadian real-time bencana Jakarta
  • Dasbor manajemen laporan call center Jakarta Siaga 112
  • Pengelolaan data kebencanaan yang terintegrasi dengan Satu Data Jakarta
  • Pengelolaan dan pengintegrasian data dengan aplikasi InaRisk, SIDUTAGAMI dan peringatan dini gempa bumi.
  • Pengembangan pengelolaan data manajemen kedaruratan yang mencakup pemetaan kawasan terdampak bencana, personil, logistik, dan peralatan penanganan bencana hingga pengendalian operasi saat terjadi bencana.

Poltical will terhadap Komitmen untuk Penanggulangan Bencana

Jakarta memiliki policital will yang berkelanjutan untuk upaya penanggulangan bencana Jakarta yang telah termuat dalam Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Penanggulangan Bencana Tahun 2023-2027. Dalam pergub tersebut diatur mengenai upaya lintas perangkat daerah di Pemprov DKI Jakarta selama lima tahun baik dari pra, saat, hingga pasca bencana.

Upaya yang ditempuh BPBD DKI untuk melakukan aplikasi dan inovasi
Dalam mewujudkan inovasi dan pengembangan teknologi, perlu adanya sumber daya manusia terampil dan kompeten yang mampu mengembangkan model dan sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kemudian dukungan anggaran juga diperlukan untuk memastikan segala kebutuhan dapat dieksekusi dengan baik di lapangan.

Harapan BPBD DKI
Besar harapan BPBD DKI untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tangguh bencana dengan kolaborasi aktif bersama berbagai pihak. Karena upaya penanggulangan bencana tidak hanya menjadi peran pemerintah semata, melainkan diperlukan kerja sama yang baik dengan semua pihak dalam berbagai bentuk dukungan seperti personel, logistik, peralatan, komunikasi, dsb.

One response to “Di Rakornas PB 2024, Saya Paparkan Inovasi dan Teknologi Pengurangan Risiko Bencana”

  1. Salam sukses selalu salam tangguh salam kemanusiaan

Leave a Reply

Trending

Discover more from Isnawa adji.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading