Pada Minggu 16 Juni, sekitar jam 9 pagi, saya bersama Mas Heri dan Mas Joyo, kami bertolak ke daerah Tapos, nengok anak santri sambil bawa baju dan perlengkapan sekolah. Saya juga membawa titipan abon sapi yang rasanya top banged di kasih Ibu Veronica Tan ya g bagitu peduli sama anak santri saya
(makasih yaa bu).
Sesampainya di sana, saya ketemu Bang Amir dan istri yg kami percaya untuk mengelola Yayasan Isjili (isnawa adji peduli) sejak oktober 2023.
Sesampainya di sana, setelah anak santri berebutan salaman dan cium tangan, saya menanyakan kabar mereka, sambil melihat hewan qurban berupa 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang akan dikurbankan, titip ongkos potongnya juga bekerjasama dengan masjid dekat yayasan Isjili Tapos.


Setelah cek hewan qurban, dan anak santri yang terus bermain dengan domba serta sapi Qurban, saya minta Mas Heri dan Joyo untuk persiapkan pembagian perlengkapan sekolah seperti topi, tas, dasi, buku tulis,dll..sebelumnya saya minta mereka hafalan surah Al quran.


Ada rasa haru juga yaa saat membagikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak, termasuk saat membagikan abon sapi dari Ibu Vero.



Setelah di cocokkan dengan ukuran badan satu persatu, terlihat wajah-wajah bahagia dan tertawa.



Sebelum saya pulang ke Jakarta, Ba’da Ashar, saya shodaqoh ke 18 anak santri masing-masing Rp. 50.000 dan juga untuk Bang Amir dan Pak Ustadz..biar saya terus didoakan sehat, barokah, selamat dunia akhirat, amiin, termasuk mendoakan kepada mereka yg membantu Yayasan Isjili.





Setelah tiba di Jakarta, alhamdilillah tadi saya dapat laporan dari Bang Amir bahwa Hewan Qurban Yayasan Isjili sudah selesai, semoga kami bisa meneladani sifat Nabi Ibrahim AS untuk belajar Ikhlas dan belajar dari Nabi Ismail AS untuk kesabarannya.

Alhamdulillah ..semoga membawa kebaikan untuk warga sekitar yayasan Isnawa Adji Peduli. Yang mau ikut donasi dipersilahkan:






Leave a Reply